Senja & Kamu
Senja yang indah. Seperti sedang menyombongkan diri bahwa ia yang paling cantik di dunia ini. Tapi memang kenyataan bahwa senja sangat cantik.
Wajahmu yang disinari senja begitu sangat indah. Membuatku tak dapat berpaling menatapmu. Sangat cantik.
Hari ini, rasanya aku ingin waktu berhenti. Membiarkanku berdua menikmati senja yang indah bersamamu.
Aku ingin memilikimu. Aku tidak tahu sejak kapan rasa ini ada. Rasa senang ketika melihatmu tersenyum dan tertawa. Rasa sedih melihatmu terluka. Rasa yang ketika melihatmu bersama orang lain membuat perasaan marah muncul. Padahal aku tahu kalau aku bukan siapa-siapamu. Rasa yang aneh.
Dan baru ku sadari, bahwa rasa itu tak bisa ku ungkapkan padamu. Biarkan aku menjaga rasa ini. Biarkan aku menikmati rasa ini sendirian. Tak apa jika kamu tidak mengetahuinya. Kamu ada disampingku saja itu sudah cukup.
Aku hanya tidak ingin menjadi egois. Mementingkan perasaanku yang kemungkinan akan membebanimu. Membuatmu terluka karena perasaanku. Aku tidak ingin.
Biarlah aku yang tersakiti jika itu membuatmu baik-baik saja.
Senja hari ini begitu sempurna. Karena bisa menikmati senja bersamamu.
Angin sore membelai rambut indahmu. Dan kembali membuatku jatuh lagi padamu.
Mungkin, aku tak akan bisa menikmati senja semenyenangkan seperti saat ini. Senja dan dirimu seperti sedang berlomba siapa yang paling indah diantara kalian berdua. Dan aku tidak dapat memilih. Hatikuh jatuh padamu dan juga senja sore ini.
Aku berharap kalian berdua tetap indah walaupun aku tidak ada diantara kalian. Senja dan dirimu, akan menjadi hal yang sangat indah untuk diriku. Tetaplah indah dan cantik. Seperti halnya diri kalian.
. . .
Komentar
Posting Komentar