April

 Hallo April

Katanya kamu bulan dengan kebohongan
Katanya kamu bulan dengan lelucon
Katanya kamu bulan dengan penuh kebahagian

April
Aku tidak perduli kamu seperti apa
Aku tidak perduli kamu bagaimana
Aku juga tidak perduli orang lain memandangmu dengan cara apa

April
Yang ku tahu bahwa perasaanku bukanlah kebohongan. Perasaanku bukanlah lelucon yang dapat orang lain permainkan. Hatiku tidak main-main jika menyangkut dengan perasaan

April
Sebenarnya aku bingung dengan perasaanku sendiri.
Hatiku yang mempermainkan dirinya sendiri.
Masihkah hatiku menjadi milikmu, ataukah sudah berkelana untuk pergi darimu..

April
Terkadang aku lelah setiap memikirkan perihal hati.
Bosan dengan hati yang tak pernah sadar menyakiti.
Keras kepala sekali. . .

Sebenarnya aku tidak ingin mengingat kembali kenangan bersama. Tapi hati dan otak tak dapat di ajak bekerjasama. Saling mementingkan ego yang hanya akan membunuhku saja. Aku hanya diam ketika hati dan otak berkelahi untuk memenangkan jiwa dan raga. Rasanya sangat lelah untuk melerainya

April
Bolehkan aku berharap dibulan ini tak akan terjadi hal yang membuatku takut dan menangis?
Aku hanya mempunyai firasat dibulan ini aku akan menangis. Entah itu dalam perihal baik atau buruk

Selamat malam,
Jadilah bulanmu sendiri. Jangan dengarkan jika ada yang memandangmu tak baik. Tak perlu menjelaskan untuk orang yang tak ingin mendengarkan. . .




Bekasi,

Komentar