November

 Hello November. . .

Maaf jika di bulan ini aku tidak bisa seperti bulan Oktober. Maaf jika di bulan ini aku masih belum bisa menerima semua ini. Luka yang kamu buat masih belum sembuh seperti sedia kala. Namamu yang ada di hati masih belum bisa binasa

Hello November. . .
Terima kasih selama ini kau sudah mengajarkanku apa itu mencinta. Membuatku tahu bagaimana rasanya mendamba. Dan membuatku tahu rasanya dijatuhkan dari ketinggian angkasa

Ternyata aku tak sekuat apa yang aku pikirkan. Usahaku masih belum ada apa-apanya dimatamu. Mencoba membuatmu jatuh padaku, namun malah aku yang jatuh padamu. Jatuh, sejatuh jatuhnya. . .

Yang membuatku sadar bahwa aku memang tidak kau terima sejak awal

Kamu menganggap usahaku hanya sekedar obsesi. Maka dari itu, kamu memandang semua usaha ku hanya sekedar delusi

Aahh, aku bingung siapa yang bodoh disini. Aku yang terlalu jatuh akan pesonamu? Atau kamu yang menganggapku aneh dengan segala usahaku?



Bekasi

Komentar