Patah

 Aku sangat bodoh

Menunggumu yang ternyata masih bersamanya. Aku seperti orang bodoh, dengan percaya dirinya mendekatimu yang masih miliknya

Aku memperhatikanmu, aku mendekatimu, aku meneliti apa arti dari sikapmu yang kau berikan untukku. Tapi yang baru ku tahu, ternyata kau masih bersamanya

Kamu menyakitiku
Sebuah kenyataan yang tak pernah terbayangkan olehku. Sakit yang tak pernah kubayangkan sekarang sangat menyakitiku

Kamu..
Bagaimana kamu bisa bersikap tenang seperti tidak terjadi apa-apa?
Apakah kamu tidak memikirkan perbuatanmu padaku?

Aku memang bodoh
Menunggumu sangat lama, namun sama sekali tidak membuahkan hasil

Hatiku patah
Kau membuatku patah, hancur berkeping-keping. Membuatku mati rasa, yang entah kapan, bisa ku rakit ulang kembali hatiku yang hancur. . .




Bekasi,

Komentar