Hari Ini Aku Berkelahi Lagi Dengan Hati
Hari ini, aku berkali-kali ingin mencoba menghubungimu. Menanyakan kabarmu yang entah ku tahu apa kamu sedang baik-baik saja atau tidak
Namun keinginanku yang ingin menghubungimu, berkali-kali aku hilangkan. Berkali-kali aku membuat diriku untuk tidak mengirimu sebuah pesan. Berkali-kali pula aku mengingatkan diriku agar tidak perduli dengan keadaan
Aku berusaha menguatkan hatiku agar tak terjerumus kedalam keadaan yang sama. Berusaha agar aku tak menyakiti hati untuk kesekian kali oleh tindakanku yang berujung sama. Sulit sekali, berdamai dengan hati yang menolak ingin berdamai
Aku lelah. Yang bisa aku lakukan saat ini hanyalah berdiam. Ternyata mendamaikan hati dan otak tak semudah yang difikirkan. Sangat menguras tenaga. . .
Bayang-bayangmu masih tak ingin pergi dalam pikiranku. Padahal otakku sudah menolak akan jiwamu. Tapi hati yang jujur tak bisa menolakmu. Membuat ku hanya bisa diam kembali melihat perkelahian antara hati dan otakku
Sampai kapan?
Sampai kapan kau akan menyiksaku untuk kesekian kali?
Sampai kapan kau akan menetap dihatiku?
Sampai kapan kau membuatku tak bisa menerima orang lain selain dirimu?
Aku sangat lelah!
Berhenti menyiksaku!
Berhenti membuatku menyakiti hati orang lain hanya karena hatiku masih untukmu!
Kumohon pergi dari hati dan otakku!
Jika memang ingin pergi, bawalah juga semua kenangan yang kau berikan padaku. Bawalah bersamamu, jauh dari pandangan mata dan hatiku. Kalau bisa, jangan lagi datang dikehidupanku
Aku tak menyangka. Baru kali ini aku merasakan sakitnya mencinta. Lelahnya berjalan yang tak kunjung tiba. Lelahnya menunggu yang berujung kasat mata
Sudahlah..
Bekasi,
Komentar
Posting Komentar