Kau Hadir Saat Aku Mulai Melupakanmu
Malam tadi, tiba-tiba saja kamu datang dalam mimpiku. Tersenyum sangat manis sambil menyapaku. Sangat manis! Senyum yang sangat aku rindukan. Senyum yang ku kira sudah kulupakan keindahannya
Kamu datang kedalam mimpiku, seolah-olah seperti membuatku untuk tidak melupakan akan dirimu. Terutamanya akan senyum manismu. Padalah, sebentar lagi aku akan melupakanmu sepenuhnya. Melupakan senyuman manismu yang memang tak pernah ku miliki
Didalam mimpiku, kamu seolah-olah seperti tidak terjadi apa-apa diantara kita. Padahal nyatanya tidak seperti itu
Sampai saat ini, aku masih mengingat jelas dengan senyumu itu. Senyum yang seperti menunggu lama lalu berakhir bahagia. Senyum yang selalu mampu membuatku berdebar. Padahal aku hanya melihat senyummu lewat mimpi saja. Namun itu mampu membuatku kembali berdebar dan memikirkanmu kembali. Sangat lucu bukan
Aku tidak berbohong jika aku memang sudah melupakanmu belakangan ini
Kamu tau? Melupakanmu sangat sulit untuk ku lakukan. Saat aku sudah mulai melupakanmu, tapi kamu malah datang kedalam mimpiku semaumu. Membuat pertahanan yang sudahku buat hancur kembali. Membuat aku memikirkanmu kembali. Dan lagi, membuatku jatuh padamu kembali
Yang kulihat dalam mimpi hanyalah kebohongan. Kamu tidak nyata, kamu bukan orang yang ku kenal
Tapi tetap saja, jika aku sudah melihat senyummu, aku akan kembali pada diriku yang memujamu. Semudah itu kau membuatku seperti ini. . .
Membuatku hilang akal. Membuatku tak bisa mengendalikan diriku seperti dulu
Aku tak tahu, jika menyukai senyumanmu akhirnya akan semenyakitkan ini. Padahal aku tahu, jika senyummu itu bukan untukku. Sejak awal senyum itu memang bukan untukku
Terlalu indah untuk ku miliki. Terlalu egois jika aku memaksakan untuk menjadi milikku. . .
Bekasi,
Komentar
Posting Komentar