Kecewa (lagi)
Kamu kecewa lagi,
Menunggu kabar yang kau harap akan membahagiakan, namun malah mengecewakan
Kamu lelah mengatakan bahwa 'aku sudah berusaha'. Lelah dengan takdir baik yang kian menjauh dari hidupmu. Seolah-olah kabar 'baik' itu tidak bisa digapai. Tak bisa kau miliki, dan kau rasakan keberadaannya
Kamu juga lelah mengeluh. Menyalahkan semesta yang tak kunjung bertamu akan datangnya kabar 'baik' padamu
Putus asa,
Dua kata yang saat ini bermain dikepalamu. Seolah-olah ia ingin kau berhenti dengan semua perjuanganmu selama ini
Semua fikiran buruk memborbardir isi kepalamu untuk berhenti berjuang. Membuatmu merasa sendirian, dan tak mampu menghadapi dunia ini
Perlahan. . .
Bukannya semesta tak mengizinkan kabar 'baik' bertamu padamu. Ia hanya mencari waktu yang tepat untuk datang padamu
Mungkin membutuhkan lebih besar pengorbanan dan usahamu. Ingin melihatmu terseok-seok, jatuh, merangkak, itu semua ujian semesta
Yang ingin melihat kesungguhanmu. Walaupun dengan cara yang sangat pahit
Telan saja pil pahit yang diberika semesta. Tunjukkan! Bahwa kamu tidak lemah. Kamu tidak sendirian. Dan kamu pantas mendapatkan kabar 'baik' itu
Bekasi,
Komentar
Posting Komentar