Sebuah Pesan
Hai!
Apa kabar?
Kamu baik-baik saja kan?
Aku hanya ingin tahu kabarmu saja
Apakah makanmu teratur?
Apakah tidurmu cukup?
Janganlah terlalu sering bergadang
Jangan terlalu sering menunda makan
Dan jangan terlalu sering merokok
Aku ingin menanyakan kabarmu saat ini. Tapi aku sadar kalau aku tidak kamu butuhkan keberadaanku dihidupmu. Aku sadar betul, tapi hatiku tak bisa dapat aku sadarkan. Seberusahanya aku, masih belum cukup
Aku rindu kebersamaan kita
Bagaimana keadaan ekonomimu?
Aku khawatir kamu tidak bisa mencukupi kebutuhan keluarga yang kau tanggung
Kamu baik-baik saja kan?
Kalau tidak baik, katakan saja. Aku akan mendengarkan. Aku akan menampung keluh kesahmu. Aku akan menepuk belakang pundakmu agar kau bisa sedikit lebih baik
Aku tahu, sulit menjadi dirimu. Harus mau tak mau selalu terlihat kuat. Ingin menangis namun tak bisa kau perlihatkan. Sangat menyesakkan, bukan?
Aku ingin memelukmu,
Membuatmu sedikit tenang. Membuatmu melampiaskan kesesakan. Membuatmu sadar, bahwa aku akan selalu ada untukmu. Menyalurkan sedikit tenagaku untukmu
Begitu sulitkan semua itu kau terima dariku?
Sebegitu tak inginnya aku berada dalam kehidupanmu. Kamu bebas jika menuruti semua egomu. Kamu bebas menuruti semua ambisimu
Aku butuh disadarkan. Agar aku tidak selalu melewati batas. Agar aku tahu batasan mana yang harus ku lewati dan yang tak bisa ku lewati
Kamu sangat jauh untuk ku jangkau. Bisakan, jika kau memberiku satu kesempatan lagi?
Aku tak bisa membayangkan jika kau akan bersama dengannya selamanya. Pasti aku akan hancur. Hancur, sampai kepingan-kepingan yang paling kecil
Sayangku, saat ini aku memang sangat lelah untuk selalu mengejarmu. Tapi aku ingin sekali berhenti di sebuah halte hati. Menunggu datangnya bus yang akan membawaku pergi
Bolehkah?
Aku hanya tidak ingin hati dan tubuhku semakin hancur. Aku tak ingin menghabiskan waktuku hanya untuk mengejarmu. Sudah banyak waktu yang kubuang hanya untukmu
Aku akan berhenti menunggu
Aku akan berhenti berharap
Aku akan berhenti untuk mencintaimu
Aku sangat lelah,
Biarkan aku istirahat untuk waktu yang tak bisa kutentukan. Hingga sampai waktunya tiba, aku bertemu dan menunggu seseorang yang akan kutemui dihari baru
Tapi yang perlu kamu ingat,
Mencintaimu itu benar-benar memakan waktuku. Aku mencintaimu dengan jangka waktu yang tak ku tahu berapa lama. Namun, itu akan ku ingat
Jangan khawatir,
Walaupun aku menunggu dan bertemu seseorang yang baru, dirimu pasti akan terlintas walaupun hanya sepersekian detik
Sudahlah
Aku sudah terlalu banyak berbicara, sampai membuatku kelelahan. . .
Bekasi,
Komentar
Posting Komentar