Dimana, dan bagaimana kabarmu?
Apa kabar, dirimu yang pernah hadir di setiap doaku?
Di mana kini langkahmu menginjak bumi?Masihkah angin membawa bisikan namaku?
Atau sudah terlupakan dalam cerita baru yang kau rajut?
Dulu, kita berjalan bersama, mengukir jejak di setiap senja. Tertawa, menangis, berbagi harapan. Namun kini, hanya sepi yang menggantikan ruang itu, dan kenangan kita yang tak bisa lagi dipeluk
Aku masih ingat, bagaimana mata kita saling berbicara. Tanpa kata, tanpa suara, hanya ada rasa. Apakah kau juga merasakan kehilangan ini?
Saat jarak membentang dan tak bisa kita jembatani lagi?
Apa kabar, dirimu yang pernah menjadi "rumah"?
Apakah hatimu kini telah menemukan tempat yang lebih hangat?
Ataukah masih ada sedikit ruang untuk kita yang pernah ada?
Aku tidak tahu, tapi aku masih sering bertanya pada angin malam, tentang bagaimana kabarmu, tentang apakah kau masih mengingatku
Mungkin kita memang bukan takdir,
Namun ada banyak hal yang tak bisa dilupakan begitu saja.
Cinta kita mungkin sudah berakhir,
Tapi kenangan itu tetap hidup, mengukir jejak di hati yang tak bisa tergantikan.
Apa kabar, dirimu yang pernah membuat duniaku terasa lebih cerah?
Aku berharap kau bahagia, meskipun kini aku hanya bisa merindukanmu dari jauh. Tak ada lagi kata cinta, hanya doa yang aku panjatkan untukmu. Semoga di mana pun kau berada, hidupmu penuh dengan kebahagiaan.
Apa kabar, dirimu yang hatinya yak lagi untukku?
Semoga suatu hari nanti, kita bisa tersenyum saat mengenang masa lalu. Tanpa lagi ada luka, hanya ada kedamaian.
Apa kabar, dirimu yang tak bisa aku lupakan?
Mungkin aku sudah melangkah, tapi kenanganmu tetap tinggal,
Selamanya di dalam hati.
Bekasi,
Komentar
Posting Komentar