Belajar Ikhlas
Hatiku, aku tahu kamu lelah. Tidak semua hal berjalan seperti yang kamu mau, tidak semua doa dijawab dengan cara yang kamu harapkan. Tapi aku tetap ingin memelukmu lewat kata-kata ini, berharap kamu tetap baik-baik saja, tetap kuat meski sering kali harus pura-pura tegar di hadapan dunia.
Aku tahu keputusan yang kamu ambil bukanlah hal yang mudah. Ada banyak pertimbangan, ada banyak rasa yang harus kamu telan sendiri. Kamu memilih jalan itu bukan karena kamu tak peduli, tapi justru karena kamu terlalu peduli. Kamu belajar merelakan, meski bagian terdalam darimu masih ingin bertahan.Aku juga paham, hatimu tidak seluas samudra yang mampu menampung segala luka tanpa tersisa. Hatimu tetaplah hati, ia bisa retak, bisa kecewa, bisa merasa tidak adil. Namun di balik segala keterbatasannya, kamu tetap berusaha ikhlas. Kamu tetap mencoba menerima, walau perlahan.
Jika suatu hari kamu merasa goyah, ingatlah bahwa kamu sudah melakukan yang terbaik dengan caramu sendiri. Tidak apa-apa jika belum sepenuhnya lapang. Ikhlas pun butuh waktu. Dan selama kamu terus belajar berdamai dengan diri sendiri, itu sudah lebih dari cukup.
Bekasi,
Komentar
Posting Komentar